Hubungi Kami Beranda Artikel Pembuat Invoice Gratis Pesanan Kontak
Isi & Konversi Website

Website yang Sering Dipakai Tim Sales: Isinya Apa Saja?

5 menit baca

Website yang benar benar dipakai tim penjualan adalah yang berisi bahan siap kirim untuk menjawab calon pembeli, bukan sekadar etalase yang cantik. Bedanya besar. Etalase dibuat untuk orang yang kebetulan lewat. Alat kerja dibuat untuk tim yang sedang berhadapan dengan calon pembeli dan butuh sesuatu untuk dikirim saat itu juga. Kalau tim penjualanmu tidak pernah membuka website sendiri, itu tanda kuat websitenya belum berguna bagi mereka.

Cara Cepat Mengetahuinya

Tanyakan ke tim penjualanmu satu hal saja. Dalam seminggu terakhir, berapa kali mereka mengirim alamat halaman websitemu ke calon pembeli? Kalau jawabannya nol, berarti website itu tidak menyelesaikan masalah apa pun bagi mereka. Tim penjualan sangat praktis. Mereka akan memakai apa pun yang mempercepat pekerjaan dan mengabaikan sisanya.

Isi yang Benar Benar Dipakai

  1. Halaman per produk atau per layanan yang bisa dikirim satuan. Tim tidak ingin mengirim halaman depan lalu menyuruh orang mencari sendiri. Mereka ingin satu alamat yang langsung menjawab.
  2. Spesifikasi lengkap dan ukuran. Semua keterangan teknis produk yang biasanya ditanyakan berulang. Tim bisa langsung menunjuk ke sana daripada mengetik ulang.
  3. Foto hasil kerja yang bisa dibagikan. Foto proyek dengan keterangan lokasi dan lingkup pekerjaan, siap dipakai saat calon pembeli minta contoh.
  4. Halaman pertanyaan umum. Semua keberatan yang sering muncul dijawab di satu tempat. Ini menghemat waktu tim setiap hari.
  5. Berkas penawaran atau katalog yang bisa diunduh. Satu alamat yang selalu berisi versi terbaru, sehingga tim tidak lagi mengirim berkas lama yang sudah kedaluwarsa.
  6. Gambaran biaya atau perhitungan kasar. Membantu tim menyaring lebih awal, supaya waktunya tidak habis untuk yang jelas jelas tidak cocok.
  7. Halaman cara kerja dan jadwal pengerjaan. Menjawab pertanyaan berapa lama dan bagaimana urutannya tanpa perlu menjelaskan dari awal.

Etalase Dibanding Alat Kerja

HalWebsite EtalaseWebsite Alat Kerja Penjualan
Yang ditujuSiapa saja yang kebetulan datangCalon pembeli yang sedang diajak bicara
Isi produkGambar dan kalimat singkatSpesifikasi lengkap, ukuran, pilihan, dan foto pemakaian
Struktur alamatSemua menumpuk di satu halamanTiap produk punya alamat sendiri yang bisa dikirim
Bahan pendukungTidak adaKatalog dan berkas penawaran siap unduh
Ukuran keberhasilanJumlah pengunjungBerapa sering dipakai tim dan berapa cepat kesepakatan tercapai

Melibatkan Tim Sejak Awal

Cara paling murah membuat website berguna bagi tim penjualan adalah bertanya kepada mereka sebelum halamannya dibuat. Minta mereka menuliskan sepuluh pertanyaan yang paling sering masuk dan lima keberatan yang paling sering muncul. Daftar itu hampir selalu langsung berubah menjadi rangka isi website yang tepat sasaran. Ini jauh lebih berguna daripada rapat panjang membahas warna dan tata letak.

Setelah websitenya jadi, biasakan tim mengirim alamat halaman, bukan menyalin tulisan panjang ke pesan. Selain lebih cepat, kamu jadi bisa melihat halaman mana yang paling sering dibuka dan pantas diperkaya.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Membuat website tanpa pernah bertanya kepada orang yang setiap hari berbicara dengan pembeli.
  • Menaruh semua produk di satu halaman panjang, sehingga tim tidak bisa mengirim alamat yang tepat sasaran.
  • Menyembunyikan keterangan penting di dalam berkas yang harus diunduh dulu. Banyak orang enggan mengunduh sesuatu dari usaha yang belum mereka kenal.
  • Membiarkan katalog di website berbeda dengan katalog yang dipegang tim, sehingga muncul salah paham soal harga dan ketersediaan.
  • Menilai website hanya dari jumlah pengunjung, padahal kegunaan terbesarnya justru terjadi di percakapan yang sudah berjalan.
  • Tidak menyediakan versi yang enak dibuka dari ponsel, padahal calon pembeli hampir selalu membuka kiriman tim dari ponsel.

Menjaga Isinya Tetap Sama dengan Lapangan

Website yang dipakai tim penjualan punya satu risiko khusus, yaitu isinya bisa tertinggal dari kenyataan. Harga berubah, produk berhenti dijual, atau lama pengerjaan berubah karena kesibukan. Kalau tim mengirim halaman yang sudah tidak sesuai, salah paham dengan pembeli hampir pasti terjadi dan tim yang menanggung akibatnya.

Cara menghindarinya sederhana. Tunjuk satu orang yang bertanggung jawab memperbarui, lalu sepakati pemeriksaan rutin, misalnya awal bulan. Biasakan juga tim melapor kalau menemukan keterangan yang sudah tidak cocok. Kalau kamu bisa mengubah isi website sendiri, pekerjaan ini cuma butuh beberapa menit dan jauh lebih murah daripada kehilangan kepercayaan pembeli.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Usaha saya penjualannya lewat pesan singkat, apa masih butuh website?

Justru itu tempat website paling berguna. Tim bisa mengirim satu alamat berisi keterangan lengkap, alih alih mengetik penjelasan panjang berulang kali setiap hari.

Apakah harga harus ditampilkan supaya tim terbantu?

Tidak harus angka pasti. Gambaran kisaran sudah sangat membantu menyaring, sementara angka penawaran tetap keluar dari tim.

Bagaimana kalau produk saya sangat banyak?

Mulai dari produk yang paling sering ditanyakan, bukan dari yang paling banyak jenisnya. Sisanya ditambah bertahap sesuai kebutuhan tim di lapangan.

Apakah perlu halaman khusus yang cuma bisa dibuka tim?

Berguna kalau kamu punya bahan yang tidak untuk umum, misalnya daftar harga khusus penyalur. Tapi jangan menaruh keterangan dasar produk di balik pintu terkunci.

Bagaimana mengukur bahwa website benar benar membantu penjualan?

Tanyakan berkala ke tim, halaman mana yang paling sering mereka kirim dan pertanyaan apa yang masih sering muncul. Pertanyaan yang tetap sering muncul menandakan ada isi yang belum lengkap.

Berapa biaya membuat website seperti ini?

Kalau bentuknya profil perusahaan dengan halaman produk, kisaran pasaran Jogja berada di Rp3 juta sampai Rp8 juta. Kalau sudah menyangkut sistem yang mengikuti cara kerja tim, biasanya mulai belasan juta.

Ingin Dibicarakan Bersama Timmu

Kalau kamu ingin websitemu benar benar dipakai tim penjualan, tim VISBA di Condong Catur, Sleman, terbuka untuk berdiskusi lebih dulu tanpa biaya dan tanpa kewajiban. Ajak sekalian satu orang dari tim penjualanmu, karena merekalah yang paling tahu pertanyaan apa yang selama ini paling menghambat.

Punya kendala serupa di bisnismu?

Ceritakan dulu situasinya. Konsultasi dan demo gratis, tanpa biaya di awal.

Hubungi Kami

Baca juga